0852-5712-4644

CALL/SMS

Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Bimbingan & Konseling di UNIKA WIMA MADIUN



Tanggal Berdiri: 16 Juni 1984
Email               : bikons@widyamandala.ac.id
Gelar Lulusan   : S.Pd

Didirikan tahun 1960 oleh
Prof. Dr. Paul Janssen, CM. Prodi Bimbingan Konseling menghasilkan seorang konselor Pen-didikan atau guru Bimbingan Konseling yang berwawasan profesional dalam bidang bimbingan konseling dan adaptif

KONSEP DUKUNGAN KELUARGA


1. Pengertian dukungan keluarga

Dukungan keluarga didefinisikan oleh Gottlieb (1983) dalam Zainudin (2002) yaitu informasi verbal, sasaran, bantuan yang nyata atau tingkah laku yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subjek didalam lingkungan sosialnya atau yang berupa kehadiran dan hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau pengaruh pada tingkah laku penerimaannya. Dalam hal ini orang yang merasa memperoleh dukungan sosial, secara emosional merasa lega diperhatikan,

bimbingan konseling, perkembangan, dasar psikologis, DKB, dan lupa.?


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Di dalam membahas sesuatu masalah, pengertian atau definisi dari masalah yang akan dibicarakan harus dimengerti terlebih dahulu karena pengertian tersebut akan menentukan arah pembahasan dari masalah yang akan dibahas.

Kedudukan diagnosis kesulitan belajar dalam pembelajaran

Ketidak berhasilan dalam proses belajar mengajar dalam mencapai ketuntasan bahan tidak dapat dikembalikan kepada hanya pada satu faktor akan tetapi kepada banyak faktor yang terlibat dalam proses belajar mengajar.

Hak – Hak Anak

NAMA / NIM                         : ANDRINUS LAMA WITAK / 11411003
PRODI/SEMESTER               :BK /IV
MATAKULIAH                      : KESEHATAN MENTAL

Hak – Hak Anak :
1 ) Berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989
1.      Hak untuk bermain
2.      Hak untuk mendapatkan pendidikan
3.      Hak untuk mendapatkan perlindungan

Pengertian diagnosis kesulitan belajar

Pengertian diagnosis kesulitan belajar
Kata diagnosa berasal dari bahasa Yunani yaitu penentuan jenis penyakit dengan
meneliti (memeriksa) gejala-gejala atau proses pemeriksaan terhadap hal yang dipandang tidak beres.

KLASIFIKASI ALAT- ALAT ASSESMEN PSIKOLOGIS


Tes dalam pengukuran psikologis sangat banyak ragamnya, tergantung dari cara mengategorikan serta serta tujuan yang dimaksud.
Berdasarkan penggunaan waktunya, terdapat dua klasifikasi, yaitu speed test (tes menekankan pada kemampuan mengerjakan dalam batas waktu tertentu), dan powertest (yang menekankan pada kemampuan penyelesain dengan waktu yang tidak terbatas).
Berdasarkan aspek-aspek psikologis yang diukur, klasifikasi tes psikologi menurut HIMPSI (dalam modul penyegaran psikodiagnostik XII,2003) meliputi:

Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar



1.    Tujuan bimbingan di sekolah dasar

Peranan sekolah dasar pada pokoknya berada pada dalam bidang bimbingan intelektual dan meletakan faktor- faktor sikap dan psikomotor sebagai dasar dan tujuan pengembangan antelektual atau kegiatan belajar, peran demikian berarti sekolah dasar menyiapkan pengalaman belajar agar kemampuan intelektual anak dapat berkembang optimal, yang ditunjang oleh sikap dan psikomotor yang dalam prosesnya dan menghasilkan kepintaran, sikap dan ketrampilan yang diharapakan.

Mikro Konseling


Mikro konseling adalah suatu cara memberikan penguasaan teknik-teknik konseling tunggal kepada calon konselor. Setiap teknik konseling di latihkan satu persatu secara bertahap. Latihan di lengkapi dengan pererkaman video dan rekaman tape recorder. Pada akhir latihan di adakan evaluasi dan diskusi setelah menonton atau mendengar kaset video dan rekaman suara. Pengamat dan pembimbing memberikan pula penilaian dan masukan untuk bahan diskusi (Willis, 2010).


Sistematika kegiatan mikro konseling



Menurut Ivey Cs. (dalam Willis, 2010: 174-175) kegiatan mikro konseling dapat di gambarkan sebagai berikut:


Yang diperhatikan dalam Pelaksanaan Konseling kelompok

Pada dasarnya tidak terdapat perbedaan yang fundamental dalam pelaksanaan konseling individual dan konseling kelompok. Akan tetapi dalam hal tertentu ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam melaksanakan konseling kelompok, yaitu :

1.  Memilih anggota kelompok
Anggota kelompok yang akan berpartisipasi dalam konseling kelompok hendaknya dipertimbangkan dan dipilih secara cermat agar pelaksanaannya dapat berjalan secara baik. Para anggota hendaknya memilki kesamaan minat dan maslah, adanya homogenitas dalam pengelompokan dilihat dari usia, kematangan sosial, pengalamandan sebagainya. Disamping itu hendaknya klien memiki keingina untuk memperoleh bantuan, memiliki kemauan untuk mengemukakan maslah dan keadaan dirinya, dan bersedia berpartisipasi dalam kelompok

Bimbingan menurut para ahli

Mata kuliah: Dasar-dasar BK 1

DEFINISI BIMBINGAN MENURUT :

1.         Mathewson, dalam bernard & Fullmer, 1969.
 Bimbingan sebagai pendidikan dan perkembangan yang menekankan proses belajar yang simpatik.

PERSYARATAN KONSELOR SEKOLAH


MATA KULIAH : PENGEMBANGAN PRIBADI KONSELOR
PERSYARATAN KONSELOR SEKOLAH
Pekerjaan seorang konselor sekolah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah dan ringan, sebab individu-individu yang dihadapi sehari-hari di sekolah satu dengan yang lain memiliki permasalahan yang berbeda,

Syarat-Syarat Menjadi Konselor Di Sekolah

Supaya pembimbing dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya,maka pembimbing harus memenuhi syarat-syarat tertentu, yaitu:

a. Seorang pembimbing harus mengetahui kemampuan yang cukup luas,baik segi teori maupun praktek.

Konselor Yang Efektif

Untuk menjadi konselor yang profesional, seorang konselor harus menjadi konselor yang efektif.
 Konselor yang efektif adalah yang memiliki :

kurikulum 2013 Peranan guru bimbingan konseling (BK) semakin tinggi.


JAKARTA - Siap tidak siap, kurikulum 2013 akan mulai diterapkan pada tahun ajaran mendatang. Dalam penerapannya, kurikulum baru tersebut menekankan peranan guru bimbingan konseling (BK) yang semakin tinggi.

Empat pilar utama dalam pendidikan menurut unesco

Komisi pendidikan untuk abad 21 (unesco 1996 ) melihat bahwa hakikatnya pendidikan sesungguhnya adalah belajar (learning).

perilaku nakalan remaja yang ditinggal orang tua menjadi TKI



BAB  I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Kebutuhan anak adalah tanggung jawab orang tua, orang tua akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi anak mereka, hal ini memaksa para orang tua untuk bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka termasuk anak-anaknya, apalagi

Layanan bimbingan klasikal

1. Pengertian layanan bimbingan klasikal
direktorat jendral peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan dapertemen pendidikan nasional 2007 ( 2007 : 40 ) mengemukakan pendapat :
layanan bimbingan klasikal adalah salah satu pelayanan dasar bimbingan yang dirancang menuntut konselor untuk melakuka kontak langsung dengan para peserta didik dikelas secara terjadwal, konselor memberikan pelayanan bimbingan ini kepada peserta didik. Kegiatan bimbingan kelas ini bisa berupa diskusi kelas atau curah pendapat..
Dari pengertian diatas penulis menyimpulkan banwa bimbingan klasikal dapat diartikan sebagai layanan yang di berikan kepada semua siswa.

aspek testing yang relevan,tujuan pokok penggunaan alat tes,pembagian alat tes menurut isi,program testing dan penggunaan hasil testing,manfaat penggunaan tes, kebijakan dalam mengkomunikasikan hasil tes.

BAB I 
PENDAHULUAN

A.                Latar Belakang
Komponen pengumpulan data merupakan salah satu program bimbingan konseling, yang  sekaligus menjadi salah satu layanan bimbingan. Komponen ini mencakup usaha – usaha untuk memperoleh data tentang siswa dan mahasiswa, menganalisa dan menafsirkan data, serta menyimpan data itu. Tujuan dari pengumpulan data ialah mendapatkan pengertian yang lebih luas, lebih lengkapdan lebih mendalam tentang masing – masing peserta didik, serta membantu siswa atau mahasiswa memperoleh pemahaman akan diri sendiri. Komponen pengumpulan data, sebagaimana diartikan di sini, mencakup penggunaan teknik – teknik, metode – metode, dan alat – alat untuk memperoleh serta menyimpan informasi tentang berbagai aspek pada orang yang dibimbing.

Manajemen Bimbingan dan Konseling


Tugas  :Manajemen BK 1
Nama :andrianus Lama Witak
NIM   :11411003

 Pengertian Manajemen Bimbingan dan Konseling

Istilah manajemen berasal dari kata management dalam bahasa Inggris. Banyak pakar yang mengartikan istilah manajemen dalam berbagai versi. Namun pada prinsipnya manajemen memuat makna segala upaya menggerakkan individu atau kelompok untuk bekerja sama dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu system untuk mencapai tujuan.
Apabila diterapkan ke dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah, maka manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan kepala sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana/prasarana) dan system informasi berupa himpunan data bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam ranga mencapai tujuan.
Hal-hal yang berkenaan dengan penyelenggaraan layanan bimbingan konseling di sekolah, diantara sebagai berikut :
Join Our Newsletter