TEMPO.CO, Jakarta--Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuat pengakuan di
depan seniman Butet Kartaredjasa Butet
mengatakan dalam wawancara untuk acara bincang-bincang yang
dipandunya,
"Sentilan Sentilun", Basuki yang akrab dipanggil Ahok mengaku
menikmati posisi sebagai pejabat eksekutif.
"Ahok mengatakan jadi eksekutif itu enak, karena banyak
peluang mengambil kebijakan penting," kata Butet, Sabtu, 25 Januari 2014.
Pernyataan Ahok ini langsung disambar lagi oleh Butet dengan
menanyakan keinginan Basuki menjadi RI-1. "Dia bilang, itu penting,"
kata Butet,"Saya samber lagi, kalau situ jadi presiden itu indikator
keberhasilan demokrasi di Nusantara Raya. Situ kan salahnya dua, udah Kristen
eh Cina lagi."
Butet mengatakan mantan Bupati Belitung Timur ini tertawa
ketika dicandai demikian. Pertemuan Butet dan Ahokpun diabadikan dalam foto
saling gendong yang diunggah Butet di akun Instagram-nya.
Butet menilai Ahok sebagai sosok yang apa adanya dan tidak
diskriminatif. Dalam "Sentilan Sentilun" yang akan ditayangkan pada
Minggu, 26 Januari 2014, Butet mengupas sosok Ahok mengenai gaya
kepemimpinannya, semangat keindonesiaan dan masalah transportasi Jakarta.

Tidak ada komentar:
Write komentar